Saya Patut Bersyukur: Mengejar Cita-cita Bersama Beasiswa LPDP

Saya patut bersyukur. Ditakdirkan oleh Tuhan yang Maha Kuasa untuk mengetahui adanya beasiswa LPDP yang memberikan kesempatan besar bagi insan akademik yang bercita-cita untuk melanjutkan studi di kampus termasyhur, baik di luar maupun di dalam negeri. Dengan mengetahui adanya beasiswa LPDP, saya menjadi berkeinginan kuat untuk mendapatkannya, dan terciptanya tujuan yang jelas pasca studi sarjana di Universitas Padjadjaran Bandung.

Saya patut bersyukur. Dengan tujuan yang jelas pasca studi sarjana, saya menjadi tahu apa yang harus dilakukan untuk mempersiapkan segala yang berhubungan dengan studi lanjut saya. Waktu yang dijalani menjadi lebih efisien dan sistematis, sehingga tidak “mengambang” untuk mempersiapkan apa saja, tidak “trial and error” untuk mencoba-coba hal-hal yang tidak diperlukan untuk studi saya.

Saya patut bersyukur. Selama masa 1 tahun persiapan bahasa dan administratif, diberikan kelancaran sesuai target waktu yang telah direncanakan. Perjuangannya memang tidak mudah, banyak yang dikorbankan, namun terbalas dengan berita bahagia pada 10 Maret 2016 malam yang menyatakan bahwa saya lulus menjadi awardee beasiswa pendidikan Indonesia LPDP batch 1 tahun 2016.

Saya patut bersyukur. Setelah saya mendapatkan pengumuman bahagia tersebut, lalu saya bergabung dengan 125 orang keluarga baru yang bernama Ksatria Bumantara. Keluarga baru tersebut adalah manusia-manusia berkualitas yang mengikuti Persiapan Keberangkatan (PK) ke-62 selama 7 hari di Wisma Hijau Depok, Jawa Barat. Lebih dari itu, sebelum pelaksanaan PK tersebut, kami telah berinteraksi secara intensif melalui media sosial daring untuk melakukan persiapan-persiapan pra-PK, yang meliputi pengerjaan tugas-tugas pra-PK, serta konsep acara yang akan diselenggarakan selama PK. Saya pribadi mengajukan diri untuk berkontribusi dalam menyelanggarakan salah satu acara “By You for You” yaitu “Berpacu dalam Melodi”. Bersama Krishna Nawachandra dan M. Sarwar Khan, kami berdiskusi mengenai konsep acara tersebut, lagu-lagu yang akan ditampilkan, dan pembagian tugas untuk memotong lagu-lagu tersebut sehingga cocok untuk digunakan sebagai pertanyaan dalam kuis. Lalu ketika tiba waktunya untuk menyelenggarakan kuis tersebut pada hari kedua PK, kami berusaha untuk menampilkan kuis “Berpacu dalam Melodi” tersebut dengan baik. Alhamdulillah, jalannya penyelenggaraan kuis tersebut lancar dan berlangsung dengan meriah. Seru!

Saya patut bersyukur. Saya tidak sendiri. Bersama Ksatria Bumantara kami bertekad untuk menerbangkan asa, membangun bangsa. Bercita-cita untuk menjadi manusia terbaik dan ikut serta memperjuangkan Indonesia menjadi bangsa yang makmur, masyhur, dan sejahtera. Dengan selalu mendasari segala aktivitas dalam kehidupan dengan integritas, profesionalisme, sinergi, melayani, dan kesempurnaan, kami siap untuk menempuh pendidikan di kampus tujuan masing-masing. Lalu mencoba menjawab tantangan bangsa di masa depan dengan ilmu yang telah didapat dan diamalkan.

Saya patut bersyukur. Pencapaian ini merupakan jawaban atas doa dari kedua orang tua saya yang senantiasa mereka panjatkan setiap waktu, untuk anugerah yang terbaik bagi anak-anaknya. Pencapaian ini bukanlah sebuah tujuan akhir, tetapi merupakan sebuah awal bagi kehidupan yang masih terbentang luas di depan, untuk tetap memperbaiki diri, berkontribusi bagi keluarga, bangsa, negara, dan agama.

Saya patut bersyukur, kapan pun, di mana pun…

 

About:

Muhammad Rifqi Ismiraj Adalah Awardee PK62 yang akan melanjutkan pendidikan Master ke Wageningen University, Belanda Untuk Program Animal Sciences.
5 Comments

5 thoughts on “Saya Patut Bersyukur: Mengejar Cita-cita Bersama Beasiswa LPDP

  1. Krishna Widita Nawacandra says:

    Saya Patut bersyukur, Nice mas. Team BDM!!!

    1. Muhammad Rifqi Ismiraj says:

      Team BDM mantap! hahaha

  2. Jeanne Svensky Ligte says:

    Saya patut bersyukur bisa tergabung dalam PK-62 dan dipertemukan dengan Rifqi
    yang sukses bikin saya ngakak dengan penampilan ala dukunnya di Lipsync Combat!
    “Apakah yang dapat menyatukan kitaaa…~” (:

  3. Muhammad Rifqi Ismiraj says:

    hahaha..
    Iya Jeanne, kapan lagi coba tampil
    seperti itu?? hehe

  4. M. Sarwar Khan says:

    Waaah, baru baca nih kudet ya gueee..
    Thanks tulisannya bro.. BDM jaya (-__^)
    SK