Posted By :Date :Hesty Susanti | 05-08-2016
Ingatanku tiba pada suatu malam yang sangat biasa: aku, ayahku, ibuku, dan abangku, saudara kandungku satu-satunya. Rembulan mengawang rendah, awan tipis seperti berasap-asap melingkupi bola matanya yang sendu. Cahaya pucatnya berpendar dipantulkan pucuk-pucuk pohon kelapa yang melambai-lambai, entah kepada siapa. Aku dipakaikan ibu jaket wol hijau tua, sedikit berbunga, tapi tak berenda. Abang dipakaikan ayah jaket bercorak hitam, coklat muda, dan biru tua, dari bahan wol juga. Sisa hujan sore tadi masih menggenang di tepian jalan aspal berbatu. Suara jangkrik menguasai sudut-sudut temaram di tepi padang ilalang, menebas sepi-sepi. Sepeda…
Read More
2 Comments
Posted By :Date :Hesty Susanti | 05-03-2016
Apa yang ada di benak Anda saat mendengar kata "merantau"? Bagi saya pribadi, merantau tak hanya sekedar meninggalkan kampung halaman berbekal nekat, namun pola pikir yang matang harus dibangun jauh-jauh hari, jauh sebelum langkah kaki meninggalkan segala kenyamanan di tanah kelahiran. Segala kemungkinan tak terduga, baik kemungkinan positif maupun negatif akan kita temui di negeri orang. Yang pertama harus dipersiapkan adalah tujuan apa yang ingin kita capai di perantauan nanti. Tak ada salahnya bermimpi, bahkan mimpilah yang masih menjadi bara semangat yang tetap menyala, yang menguatkan saya menjalani hari-hari. Jangan…
Read More
2 Comments